Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 13 September 2013
Diketik Oleh si....
galihmaulanas
jam..........
12.28
Label:
Anak-anak,
Dewasa,
Puisi,
Remaja,
Standar
0
Curcolll
Sosok keriput
dan memiliki seribu cerita
Menenggelamkan
kita ketika ia bercerita
Ada dimana
kita terlupa
Betapa
berharganya dia
Wahai
sang tua dan tak kembali muda
Kisahmu
menginspirasi banyak jiwa
Ketulusanmu
memberikan arti kata
Dan kecil
ini membuat kita lupa
Nenekku
kuat bagai sang raja
Nenekku
hilang ditelan usia
Nenekku
bagai burung dara
Nenekku
kini tinggal nama
Galih Maulana Septian, 13 September 2013
Minggu, 01 September 2013
Diketik Oleh si....
galihmaulanas
jam..........
02.39
Label:
Anak-anak,
Dewasa,
Puisi,
Remaja,
Standar
0
Curcolll
Hati itu rapuh tersakiti
Noda-noda yang menempel
Sakit terasa bila terdengar
Jeritan menyayat hati
Mereka tersenyum dalam tangisan
Dan kau
Menggunakan topeng kesedihanmu
Untuk membunuhku
Luka
Luka yang tercampur nanah
Ketika dunia membenciku
Hingga lengkap duka, lara
Saat kusadar
Ini kisah
Antara pilu dan
MUSNAH
Galih Maulana Septian, 26 Maret 2011
Jumat, 30 Agustus 2013
Diketik Oleh si....
galihmaulanas
jam..........
16.22
Label:
Anak-anak,
Dewasa,
Puisi,
Remaja,
Standar
0
Curcolll
Dalam cahaya lilin
Samar kutulis ini
Karna jeratan waktu
Dia menunggu...
Goyangan pena
Melenggak-lenggok
Dalam parutan waktu
Dia menunggu...
Tetap menunggu
Menunggu sebuah puisi
Kupikir hanya ini
Puisi untuk anisa
Galih Maulana Septian, 26 Maret 2011
Selasa, 20 Agustus 2013
Diketik Oleh si....
galihmaulanas
jam..........
02.36
Label:
Anak-anak,
Dewasa,
Puisi,
Remaja,
Standar
0
Curcolll
Termangu manatap
nasib
Sebuah gertak
merobek dada
Busuk sang hati
menanam impian
Jauh tak
terlampau namun hanya angan
Menunggu impian
membawa kekosongan
Hadir dan hanya
kekosongan
Mangkuk kecil
yang berisikan luka
Gerak yang hanya
setitik
Galih Maulana Septian, 20 Agustus 2013
Rabu, 31 Juli 2013
Diketik Oleh si....
galihmaulanas
jam..........
08.01
Label:
Dewasa,
Puisi,
Remaja,
Standar
0
Curcolll
Aku selalu
ingat
Hari ini
berlalu begitu cepat
Aku sendiri
sambil menatap langit gelap
Aku terjaga
dalam dingin tak terbatas
Sebuah
lagu yang ada dalam jiwaku
Dan selalu
kucoba menulisnya terus dan terus
Dan kau
selalu menyanyikannya berulang-ulang
Na...
na... na...
Berulang-ulang
Berulang-ulang
Sampai
kau muntahkan semua
Keliru
merajaiku
Dusta menyesakkanku
Amarah
merasukiku
Dalam dupa
luka
Galih Maulana
Septian, 27 Januari 2011
Kamis, 18 Juli 2013
Diketik Oleh si....
galihmaulanas
jam..........
21.46
Label:
Dewasa,
Puisi,
Remaja,
Standar
0
Curcolll
Meratapi malam
yang kelam
Bergemuruh amarah
di hati
Kegelapan menyayat
mentari,
Seolah melarangnya
kembali berseri.
Mahligai dosa
semerbak di jiwa
Menyebar bagai
zat melekat, pekat
Kini gemuruh
semakin mendekat
Memuncah pecah
pada secuil kertas
Gemuruh tak lagi
bernyanyi
Namun tandanya
menempel di hati
Mendarat tepat di
jantung jiwa
Bagaikan noda
yang tak bisa di cuci
Galih Maulana Septian, 18 juli
2013
Rabu, 17 Juli 2013
Diketik Oleh si....
galihmaulanas
jam..........
20.46
Label:
Dewasa,
Puisi,
Remaja,
Standar
0
Curcolll
Si gagah yang perkasa
Memuntahkan amarahnya,
Memusnahkan 133.532 jiwa…
1977,1992,1994,2004,2006
Sang pemberi kehidupan, ramai…
Menumpahkan gelombangnya,
Mengambil 152.838 nyawa…
2000,2006
Si goyangan kematian, menari…
Menggoda semuanya, hingga
Merenggut 6.620 jiwa…
“Terram…”
Kapan kau hentikan amarahmu…
Tak kuasa aku melihatnya
Anak inang kehilangan keluarganya
Si kecil yang terhenti keceriaannya
Sesaat, memusnahkan impian mereka
Dan terjerumus dalam kekosongan,
Kekosongan yang menyayat hati mereka
Dan tak terobati oleh apapun
Terramku… kau menangis ?…
Membuatku sadar
Ternyata ini merupakan sebuah
Bencana…
Galih M.S., 09 Oktober 2011
Langganan:
Postingan (Atom)







